Rugi Besar GOTO
NEWS

Rugi Besar GOTO gabungan 2 Start Up Raksasa 2023

Rugi Besar GOTO gabungan 2 Start Up Raksasa 2023, Gojek dan tokopedia siapa yang tidak kenal dengan 2 perusahaan start up besar ini. Lebih membanggakannya lagi gojek dan tokopedia adalah start up asli dari indonesia. Mereka adalah investor dalam negeri dan tentu kedua nama ini sudah sangat tidak asing bagi kita. Gojek di kenal sebagai penyedia jasa layanan transportasi, kemudian gojek memperluas layanan jangkauannya yang dari hanya berfokus kepada layanan moda transportasi saja kini sudah memiliki berbagai macam layanan. Sebagai contoh ada goride yang fokusnya pemesanan moda transportasi beroda 2 atau sepeda motor, kemudian ada gocar yang berfokus pada pemesanan moda transportasi berupa mobil.

Dan bisa dipilih untuk ukuran apakah perlu yang mobil kecil dengan penumpang 1 – 4 orang atau perlu mobil besar dengan  7 penumpang. Fitur ini juga memungkinkan kita untuk memesan armada
taksi online seperti taksi bluebird yang mana memang gojek bekerja sama dengan bluebird, kemudian ada layanan gosend yang memungkinkan kita untuk mengirim paket atau barang ke tujuan alamat tertentu,

Resmi di Bursa Domestik dan Memiliki Nilai Emisi Terbesar Pada 2022

Rugi Besar GOTO

Pada bulan April di pekan kedua telah mendaptkan pendanaan sebesar Rp 13,7 triliun, pergerakan Nilai saham GOTO selalu menjadi acuan pelaku pasar.

Hanya dengan waktu kurang dari 1 tahun saja Rugi Besar GOTO telah di alami dan kehilangan status sebagai decacorn atau biasa di sebut juga perusahaan dengan Nilai valuasi US$ 10 miliar setara dengan Rp 155 triliun.

Hanya Cukup dengan waktu kurang dari satu bulan saja market GOTO tekah susut 42,6%. Di fase awal tersebut harga saham GOTO sempat berhasil keluar dari Nilai Rp 200/unit di Rp 194/unit pada saat 13 Mei 2022.

Saking hebatnya tekanan pada saat itu, dana yang telah disiapkan untuk menstabilkan harga pasca IPO yang telah mencapai Rp 2,05 triliun, telah habis dalam waktu hanya berberapa hari saja tanpa memberikan perlawanan yang berarti.

Setelah itu, harga saham GOTO kembali bangkit dan sempat tembus pada ATH ( level All Time High ) di Rp 404/unit dan dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 478,5 triliun. Hal tersebut terjadi tepat pada pertengahan bulan Juni 2022.

Sangat di sayangkan, sentimen semakin memburuk seiring bank sentral AS yang secara agresif mengankat suku bunga acuan secara beruntun sehingga membuat valuasi saham-saham dengan teknologi global terkoreksi.

Rugi Besar GOTO Runtuh, Beginilah Nasib Saham Milik Emiten

Rugi Besar GOTO

Nasib saham emiten dengan Rugi Besar GOTO pun tak kalah malang, rata-rata mengalami tren penurunan. Pergerakan GOTO pada perdagangan hari ini (7/12) tidak jauh berbeda dengan sebelumnya yaitu jatuh ke dasar penolakan otomatis (ARB). Pada penutupan pasar, saham Rugi Besar GOTO sempat anjlok hingga 6,96%, menyeretnya ke level harga Rp 107.

Ada dua kategori emiten yang wajib berinvestasi dengan GOTO. Pertama, emiten yang berinvestasi di GOTO. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Astra International Tbk (ASII) termasuk dalam kategori ini.

Aturan BEI Bikin Investor Rugi? Jadi Rugi Besar Goto

Rugi besar GOTO

Hal ini disebabkan kinerja saham perseroan yang anjlok akibat kondisi keuangan perseroan yang tidak mampu membukukan laba usaha. Hingga akhir pekan lalu, saham Bukalapak.com (BUKA) diperdagangkan di harga Rp 274 per saham, atau turun 68% dari harga penawaran umum perdana. Sementara itu, merger dua raksasa startup Indonesia, Rugi Besar GoTo Gojek Tokopedia (GOTO), anjlok 61% kurang dari setahun setelah lepas landas.

Sebagai catatan, penawaran umum perdana BUKA senilai Rs 850 mampu menghimpun dana publik sebesar Rp 22,90 triliun dengan imbalan penerbitan 25% saham baru perseroan. Sedangkan GOTO yang menerbitkan 3,43% saham baru dengan harga Rp 338, berhasil menghimpun dana segar dari masyarakat sebesar Rp 13,73 triliun.

Pencatatan kedua perusahaan yang sukses tercatat sebagai penggalangan dana IPO terbesar pertama dan ketiga dalam sejarah pasar saham. Meski begitu, antusias investor awal untuk penawaran umum perdana tidak bertahan lama, perlahan-lahan terkikis dan runtuh segera setelah penghapusan saham investor awal resmi dirilis.

Kunci saham bikin Rugi besar GOTO, secara resmi berakhir Rabu lalu (30/11) minggu lalu, dan investor awal, kecuali beberapa pemegang hak suara, dapat menjualnya secara resmi keesokan harinya. Saham Rugi Besar GOTO langsung ambruk setelah faucet trading dibuka untuk lebih banyak investor, bahkan seminggu sebelum pembukaan, investor juga ramai menjual saham ciptaan anak bangsa ini.

Rumor yang beredar BEI Bagi GOTO

Sebelum resmi melantai di bursa saham, banyak rumor yang beredar di pasar bahwa BEI akan melonggarkan aturannya agar raksasa teknologi karya anak bangsa ini bisa go public. Banyak pihak setuju, dan ada pula yang menganggapnya tidak perlu.

Sebelumnya, aturan IPO BEI secara tegas menyatakan bahwa perusahaan yang ingin berbicara di bursa dan masuk ke papan utama harus membukukan laba tahun lalu terlebih dahulu, sesuai dengan peraturan terkait lainnya. Sementara itu, perusahaan yang masih merugi dan tidak sabar untuk mendapatkan pendanaan baru dari masyarakat harus memulai papan pengembangan atau mempercepat, tergantung ukuran dan parameter khusus lainnya.

BUKA yang merupakan perusahaan Indonesia pertama yang memiliki penawaran umum perdana di papan pengembangan, karena peraturan otoritas bursa belum selesai. Sedangkan GOTO yang go public sekitar delapan bulan kemudian mendapat karpet merah dari BEI untuk masuk ke papan utama.

Namun, norma revolusioner yang paling ditunggu adalah yang terkait dengan hak pilih berganda, di mana ada sekumpulan kelas yang dibedakan oleh kekuatan pemungutan suara. Aturan baru juga secara resmi mulai berlaku akhir tahun lalu, memberikan saham pendiri GOTO 30 kali lebih banyak hak suara daripada saham biasa, dengan total empat pendiri dan satu entitas memegang 6,29%. saham dan mewakili 58,01% suara.

 

3,778 thoughts on “Rugi Besar GOTO gabungan 2 Start Up Raksasa 2023

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *